Home arrow Tarif Iklan
Sunday, 05 September 2010
 
Utama

Edisi Desember 2005

Edisi November 2005
 

Edisi Oktober 2005

Edisi September 2005

Edisi Agustus 2005

Edisi Juli 2005

Edisi Juni 2005

Edisi Mei 2005

Edisi April 2005


 

Ukuran dan Tarif Iklan Majalah Estate  
Thursday, 12 August 2004

Bentuk iklan bisa berupa display, advertorial/pariwara, suplemen, dan sisipan. Display adalah bentuk iklan paling konvensional yang bertujuan menanamkan image mengenai sebuah produk atau perusahaan. Sedangkan advertorial, infotorial atau suplemen adalah iklan yang menjelaskan secara detil manfaat produk atau reputasi sebuah perusahaan dan tokohnya.

Sponsor Rubrik

Sponsor rubrik adalah iklan yang bertujuan menggiring konsumen untuk menjajal produk. Bentuknya menyerupai tips dan diletakkan di rubrik yang membahas tema yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan produk atau perusahaan sponsor. Misalnya, saat rubrik Hometech membahas soal kulkas, produsen kulkas bisa mengusulkan bahan tulisan tips membeli dan merawat kulkas berikut foto produk kulkasnya.

Kenapa sponsor rubrik efektif menggiring konsumen menjajal produk?

Pertama, karena rubrik yang disponsori menjelaskan secara detail kegunaan, fungsi produk serta cara memakainya.

Kedua, karena produk ditampilkan dengan menyisipkannya dalam rubrik biasa (bukan advertorial) sehingga kesan netral bisa dijaga dan konsumen tidak merasa dicekoki iklan.

Ketiga, karena yang dibahas di rubrik tersebut menyangkut kebutuhan konsumen sehingga produk yang mensponsori otomatis akan lebih diperhatikan.

Keempat, rubrik-rubrik tersebut ada di media khusus properti dan bahan bangunan. Iklan display, advertorial, dan sponsor rubrik mengenai properti dan produk terkait di media umum sulit menarik perhatian.

Kelima, produsen bisa mengusulkan bahan penulisan rubrik asal bersifat umum (bisa dipakai konsumen pengguna produk sejenis dari merk lain), mudah dipahami urutan penjelasan atau penggunaannya.

Ukuran dan Tarif Iklan Majalah Estate

BENTUK IKLAN UKURAN HARGA

Display 1 Halaman (hal 4-9)

210 mm x 275 mm

Rp. 10.800.000,-

Advertorial 1 halaman (hal 4-9)
210 mm x 275 mm Rp. 11.400.000,-
Display 1 halaman (hal 10 ke atas)
210 mm x 275 mm Rp.   9.600.000,-
Advertorial 1 halaman (hal 10 ke atas)
210 mm x 275 mm Rp. 10.200.000,-
Center Spread (Halaman Tengah)
420 mm x 275 mm Rp. 21.000.000,-
1/2 Center Spread
420 mm x 137mm Rp. 10.800.000,-
2/3 Halaman Vertikal
140 mm x 275 mm Rp.   6.600.000,-
1/3 Halaman Vertikal
70 mm x 275 mm Rp.   3.600.000,-
1/2 Halaman Horisontal
210 mm x 137 mm Rp.   4.800.000,-
1/4 Halaman Vertikal
105 mm x 137 mm Rp.   2.400.000,-
Cover 2 dan Halaman 3
210 mm x 275 mm Rp. 13.200.000,-
Cover 3
210 mm x 275 mm Rp. 12.000.000,-
Cover 4
210 mm x 275 mm Rp. 15.000.000,-
Jaket (Double Front Cover)
420 mm x 275 mm Rp. 39.600.000,-
Banner (Halaman 10 ke atas)
210 mm x 275 mm Rp.   4.200.000,-
Sponsor Rubrik (minimal 2 halaman)
210 mm x 275 mm Rp. 21.000.000,-
Supplemen (8 halaman)
210 mm x 275 mm Rp. 81.600.000,-

 

*)

  • Tarif belum termasuk PPN 10 persen
  • Berlaku mulai edisi September 2005
  • Tarif iklan advertorial dan sponsor rubrik lebih mahal karena desain dan rancangan isi dibuat tim iklan Majalah ESTATE.
  • Materi iklan: Compact disc
  • Deadline : Tanggal 20 setiap bulan

Tips

Memilih Ruko

Pilih ruko di dalam perumahan yang sudah banyak dihuni karena kemungkinan besar akan ramai dan mudah disewakan. Kalau bisa posisinya di blok yang banyak dilalui pengunjung. Wlemang, harganya lebih mahal namun lebih hidup dan lebih mudah memerkirakan dagangan yang layak dibuka.

Kalau ruko di luar perumahan, lihat potensi pengunjung dari daerah sekitarnya, dan apakah mudah diakses dari banyak penjuru dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum? Pada areal ruko yang jumlah unitnya sedikit cermati juga soal legalitas, keamanan, kebersihan, dan parkirnya. Para pemilik ruko harus sudah menyepakati penanganan ketiga hal terakhir.

Keamanan tidak hanya mencakup soal kriminal tapi juga kebakaran, gempa dan lain-lain. Bila salah satu pemilik tidak peduli, yang lain akan dirugikan. Cermati harga ruko yang dibeli, rasional atau tidak. Untuk itu bandingkan harga ruko sekelas dalam satu kawasan. Misalnya, ruko di BSD dengan ruko di Regensi Melati Mas.

Cara lain, lihat tarif sewanya. Yang normal sewa ruko sekitar 8 persen dari harga jual. Jadi, kalau harganya Rp1 miliar, sewanya Rp80 juta per tahun. Bila dagangan yang dibuka masih bisa menutup biaya sewa itu, berarti harga ruko masih rasional. Kecuali kaiau Anda sekaligus akan menghuninya, kalkulasi itu boleh diabaikan. Tak ada salahnya menghubungi broker profesional untuk mengetahui pasaran harga ruko setempat.


   
 

Estate Indonesia © 2004 All rights reserved.