Home arrow Profil Estate
Sunday, 05 September 2010
 
Utama

Edisi Desember 2005

Edisi November 2005
 

Edisi Oktober 2005

Edisi September 2005

Edisi Agustus 2005

Edisi Juli 2005

Edisi Juni 2005

Edisi Mei 2005

Edisi April 2005


 

Profil Estate  
Tuesday, 21 September 2004

, majalah konsumen dan investor properti perorangan pertama di Indonesia

 (baca: esteit) merupakan media rujukan para konsumen dan investor properti perorangan. Majalah yang sejak diluncurkan sejak Agustus 2004 ini memberikan pengetahuan praktis, petunjuk dan panduan mengenai trend atau kecenderungan di sektor properti dan produk-produk terkait, serta gaya hidup seputar dunia properti.

 Majalah estate, dengan fokus sajian transaksi (jual, beli, sewa) properti, akan mendidik konsumen bertransaksi secara cermat sekaligus mengajak produsen berbisnis secara benar. Dengan demikian, majalah estate tidak hanya layak dibaca konsumen, melainkan juga sangat pantas menjadi referensi pengembang, perbankan, broker, produsen bahan bangunan, dan kalangan akademisi.

 Liputan Majalah estate disajikan dengan bahasa populer yang mudah dipahami, layout dibuat ringan serta didukung foto-foto menarik, sehingga lebih enak untuk dibaca.

Rubrikasi

 Isi majalah estate dijabarkan dalam bentuk rubrikasi-rubrikasi, dengan rasio 50% mengulas tentang sektor properti, 25% terkait dengan bahan bangunan dan 25% menyangkut gaya hidup, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

 Jumlah rubrikasinya mencapai 30 lebih, namun tidak ditampilkan seluruhnya di setiap edisi. Hanya rubrik-rubrik tertentu saja, diantaranya, Liputan Utama, Tren Kawasan, Pasar Properti, Profil, Inspirasi, dan Tren Bahan Bangunan, serta beberapa rubrik lain, yang menjadi rubrik tetap. Selebihnya akan disajikan kepada pembaca secara bergantian.

 Liputan Utama mengupas fenomena-fenomena menarik di seputar dunia properti dan industri-industri terkait secara komprehensif, diperkuat data hasil survei tim Pusat Kajian Properti.

 Tren Kawasan, membahas kecenderungan pasar terhadap subsektor properti tertentu di suatu kawasan.

 Pasar Properti, menyajikan macam-macam pilihan perumahan berikut analisisnya. Profil, mengetengahkan tokoh properti dan industri-industri terkait yang bisnisnya lagi berkibar, spesialis bidang tertentu, atau berhasil melakukan suatu inovasi baru.

 Home Loan, membahas beragam persoalan pembiayaan properti.

 Home Power, memberikan petunjuk praktis tentang cara-cara mendaya-gunakan rumah secara optimal.

 Inspirasi, memberikan petunjuk praktis agar seluruh anggota keluarga merasa nyaman di rumah.

 Tren Bahan Bangunan, mengetengahkan produk-produk bahan bangunan yang lagi menjadi tren.

 Properti Gaya, menyajikan properti khusus yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat metropolitan.

Alamat Iklan, Sirkulasi, dan Redaksi
Pondok Pinang Centre Blok C No.36
Jl. Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Telp. 62 21 750 8889, Fax 62 21 7651123


Tips

Memilih Rumah Minimalis

Setelah melihat beragam model rumah minimalis, barangkali Anda bertanya. Apakah harus memilih rumah yang atapnya beton atau genteng? Atau pilih yang jendela kacanya besar-besar dan beragam pertanyaan lain.

Menurut Bambang Eryudhawan, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DKI Jakarta, model minimalis yang baik adalah yang sesuai dengan iklim tropis. Gaya minimalis tapi tetap punya atap. Selain itu dalam memilih jangan hanya terpikat pada keindahan fasadnya.

Yang terpenting dicermati adalah lay-out ruangnya: apakah sesuai dengan iklim Indonesia atau tidak. "Secantik-cantiknya fasad rumah, kalau layout-nya tidak cocok dengan kebutuhan, jangan dipaksakan," katanya.

Yang ideal ruang-ruangnya fungsional, hubungan antar-ruang terkoordinasi dengan baik, udara bisa mengalir lancar ke dalam rumah, begitu pula sinar matahari pagi. Jadi, keberadaan bukaan dan ventilasi udara penting pada rumah minimalis.

Selain itu kalau hujan rumah tidak tampias atau bocor, pada musim kemarau rumah tidak panas. Pastikan juga dinding rumah tidak banyak terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, menurut Imelda Akmal, Principal Imelda Akmal Architecture Writer, dinding tembok menyerap panas pada siang hari, dan dilepas pada malam hari. Karena itu rumah yang temboknya banyak terkena sinar matahari langsung, terasa panas pada siang dan malam hari.


   
 

Estate Indonesia © 2004 All rights reserved.