Home
Sunday, 05 September 2010
 
Utama

Edisi Desember 2005

Edisi November 2005
 

Edisi Oktober 2005

Edisi September 2005

Edisi Agustus 2005

Edisi Juli 2005

Edisi Juni 2005

Edisi Mei 2005

Edisi April 2005


 

Menghangatkan Rumah Modern Minimalis  
Wednesday, 19 September 2007
 [ rumah mowilex ]

Aktivitas warga kota yang sibuk dan padat membutuhkan suasana rumah yang tenang dan tenteram sekaligus mampu membangkitkan energi. Aplikasi wama-warna berkarakter tenang dan netral diimbangi dengan wama-warna hangat (warm) dan akrab mampu menstimulir suasana itu.

Tidak masalah bila rumah bergaya minimalis. Gaya rumah yang tengah digandrungi kaum muda urban itu pun bisa tampil berwarna tanpa kehilangan cirinya. Bidang dan garis yang menjadi ciri utamanya tidak harus diperkuat dengan warna-warna netral dan natural seperti putih, abu-abu, dan coklat yang terkesan fungsional namun dingin dan kaku itu.

Tengok saja beberapa tipe rumah bergaya modern minimalis di cluster Water Point, perumahan CitraRaya Tangerang, ini. Semuanya tampil lebih berwarna, berbeda dengan rumah minimalis yang biasa kita lihat. Pada rumah tipe Veneto 113/160, misalnya, warna-warna aman dan netral seperti krem, putih, dan abu-abu memang masih mewarnai fasad.

Namun, warna merah oranye yang membalut tembok balkon hingga dinding tangga masuk terlihat lebih menonjol. Warna itu berpadu harmonis dengan warna abu-abu pada ornamen garukan halus berbentuk bujur sangkar yang membingkai teras, yang membuat rumah tampil lebih manis dan hangat.

FANCY

Kombinasi warna senada dengan varian desain agak berbeda diterapkan pada rumah tipe Movado 155/200 dan Casablanca 167/250. Pada rumah tipe Movado, kombinasi warna merah oranye dan ornamen garukan warna abu-abu itu, diperkuat dengan aksen warna oranye muda pada dinding pintu masuk hingga dinding atas. Sedangkan warna oranye yang membalut fasad rumah tipe Casablanca lebih mengarah ke warna pink yang genit dan fancy.

Sementara di ruang dalam, pilihan warna pada semua tipe rumah didominasi wama-warna monokrom krem, abu-abu, dan putih seperti lazim terlihat pada rumah-rumah bergaya berarti warna rumah harus selalu abu-abu dan putih. "Bisa saja ada warna fancy-nya," tukasnya.

Penerapan wama-warna hangat pada berbagai tipe rumah di atas, jelas-nya, dilakukan untuk menepis kesan

Artikel selengkapnya ada di majalah ESTATE edisi Mei 2006


Tips

Memilih Ruko

Pilih ruko di dalam perumahan yang sudah banyak dihuni karena kemungkinan besar akan ramai dan mudah disewakan. Kalau bisa posisinya di blok yang banyak dilalui pengunjung. Wlemang, harganya lebih mahal namun lebih hidup dan lebih mudah memerkirakan dagangan yang layak dibuka.

Kalau ruko di luar perumahan, lihat potensi pengunjung dari daerah sekitarnya, dan apakah mudah diakses dari banyak penjuru dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum? Pada areal ruko yang jumlah unitnya sedikit cermati juga soal legalitas, keamanan, kebersihan, dan parkirnya. Para pemilik ruko harus sudah menyepakati penanganan ketiga hal terakhir.

Keamanan tidak hanya mencakup soal kriminal tapi juga kebakaran, gempa dan lain-lain. Bila salah satu pemilik tidak peduli, yang lain akan dirugikan. Cermati harga ruko yang dibeli, rasional atau tidak. Untuk itu bandingkan harga ruko sekelas dalam satu kawasan. Misalnya, ruko di BSD dengan ruko di Regensi Melati Mas.

Cara lain, lihat tarif sewanya. Yang normal sewa ruko sekitar 8 persen dari harga jual. Jadi, kalau harganya Rp1 miliar, sewanya Rp80 juta per tahun. Bila dagangan yang dibuka masih bisa menutup biaya sewa itu, berarti harga ruko masih rasional. Kecuali kaiau Anda sekaligus akan menghuninya, kalkulasi itu boleh diabaikan. Tak ada salahnya menghubungi broker profesional untuk mengetahui pasaran harga ruko setempat.


   
 

Estate Indonesia © 2004 All rights reserved.