Wednesday, 19 September 2007
[ rumah mowilex ]
Aktivitas warga kota yang sibuk dan padat membutuhkan suasana rumah yang tenang dan tenteram sekaligus mampu membangkitkan energi. Aplikasi wama-warna berkarakter tenang dan netral diimbangi dengan wama-warna hangat (warm) dan akrab mampu menstimulir suasana itu.
Tidak masalah bila rumah bergaya minimalis. Gaya rumah yang tengah digandrungi kaum muda urban itu pun bisa tampil berwarna tanpa kehilangan cirinya. Bidang dan garis yang menjadi ciri utamanya tidak harus diperkuat dengan warna-warna netral dan natural seperti putih, abu-abu, dan coklat yang terkesan fungsional namun dingin dan kaku itu. Tengok saja beberapa tipe rumah bergaya modern minimalis di cluster Water Point, perumahan CitraRaya Tangerang, ini. Semuanya tampil lebih berwarna, berbeda dengan rumah minimalis yang biasa kita lihat. Pada rumah tipe Veneto 113/160, misalnya, warna-warna aman dan netral seperti krem, putih, dan abu-abu memang masih mewarnai fasad.
Namun, warna merah oranye yang membalut tembok balkon hingga dinding tangga masuk terlihat lebih menonjol. Warna itu berpadu harmonis dengan warna abu-abu pada ornamen garukan halus berbentuk bujur sangkar yang membingkai teras, yang membuat rumah tampil lebih manis dan hangat.
FANCY
Kombinasi warna senada dengan varian desain agak berbeda diterapkan pada rumah tipe Movado 155/200 dan Casablanca 167/250. Pada rumah tipe Movado, kombinasi warna merah oranye dan ornamen garukan warna abu-abu itu, diperkuat dengan aksen warna oranye muda pada dinding pintu masuk hingga dinding atas. Sedangkan warna oranye yang membalut fasad rumah tipe Casablanca lebih mengarah ke warna pink yang genit dan fancy.
Sementara di ruang dalam, pilihan warna pada semua tipe rumah didominasi wama-warna monokrom krem, abu-abu, dan putih seperti lazim terlihat pada rumah-rumah bergaya berarti warna rumah harus selalu abu-abu dan putih. "Bisa saja ada warna fancy-nya," tukasnya.
Penerapan wama-warna hangat pada berbagai tipe rumah di atas, jelas-nya, dilakukan untuk menepis kesan
Artikel selengkapnya ada di majalah ESTATE edisi Mei 2006 |