Wednesday, 19 September 2007
[ aksesoris ]
Tirai bukan hanya penangkal sinar matahari tapi sudah menjadi elemen interior.
Sebagai salah satu elemen rumah, jendela belum lengkap tanpa tirai. Tirai sudah menjadi ornamen wajib jendela. Jendela berfungsi sebagai sumber pandangan. Dari jendela kita mengarahkan pandang ke luar tanpa perlu membukanya. Jendela juga sumber cahaya dan udara dari luar. Agar cahaya yang masuk tidak berlebihan, tirai pun dibutuhkan.
Dengan tirai sinar matahari bisa terhalang masuk ke dalam rumah pada siang hari, sedangkan malam hari membantu menjaga privasi di dalam rumah. Seiring perkembangan gaya interior, tirai pun berkembang menjadi salah satu elemen dekorasinya. Karena itu pemilihan tirai perlu disesuaikan dengan perabotan dan warna dinding agar mendukung gaya interior rumah. JENIS TIRAI
Ada banyak jenis tirai. Di antaranya curtain, blinds dan sheers atau vitrage (populer disebut vitras). Curtain adalah jenis tirai paling populer. Orang menyebutnya gordin. Modelnya sangat simpel, digantung dengan rel atau track, dan dibuka-tutup dengan menggeser ke kanan atau ke kiri, dengan tangan atau tali. Bahannya biasanya katun atau kain tebal. Curtain relatif bisa dipakai di segala model rumah.
Untuk rumah bergaya minimalis ada blinds, tirai yang dibuka-tutup dengan menarik kain ke atas dan ke bawah hingga tergulung pada track-nya atau membentuk lipatan horizontal. Beberapa pilihan blinds adalah roll blinds, horizontal dan vertical blinds (bilah-bilah bahan blinds disusun horizontal atau vertikal), roman blinds (membentuk lipatan horizontal ke atas), dan bamboo blinds.
Bahan yang biasa dipakai untuk roll blinds dan roman blinds adalah kain tenun, belacu dan terpal. Adapun kayu dan aluminium biasa untuk horizontal blinds. Lebar standar setiap bilah 15 - 25 mm. Vertical blinds bisa memakai vinyl dengan lebar standar 100 mm/bilah. Sedangkan bamboo blinds dari bilah bambu yang disusun horizontal.
"Meski dari bambu, dijamin tahan rayap, tidak mudah lapuk dan anti-jamur," kata Eka Tjandra, Assistant Sales Manager PT Sumber Setia Abadi, produsen TOSO, salah satu merek tirai. Karena dari bambu, tirai ini mampu memberikan kesan natural dan hangat pada ruang.
SARANG LEBAH
Bagi yang tetap ingin pemandangan luar terlihat tanpa harus membuka se-bagian atau seluruh tirai, ada tirai tipis vitrage. Dengan vitrage pandangan dari luar terhalang namun cahaya matahari masih bisa masuk. Di rumah vitrage biasa dipakai bertumpuk dengan curtain atau berdiri sendiri. Biasanya warnanya putih dengan bentuk pleated (berlipat), berbahan tipis, lebih kasar dan kaku seperti kain lace, organdi dan renda.
Sedangkan sheers yang juga berbahan tipis dan kuat merupakan pengembangan mutakhir vitrage. Sheers dari Hunter Douglas, merek tirai lainnya, misalnya, berbahan 100 persen polyster dan mampu memblock sinar matahari hingga 99 persen. Luminette dan Florette adalah tirai jenis sheers dari Hunter Douglas. Ada juga Duette, tirai vertikal yang struktur lapisan bahannya seperti sarang lebah. "Bentuk sarang lebah itu merupakan penyekat udara sehingga mampu mencegah masuknya panas," kata Hem Wasisto, Business Development Manager PT Hunter Douglas Indonesia.
Artikel selengkapnya ada di majalah ESTATE edisi Mei 2006 |